Panduan Perawatan Mobil Listrik Bagi Pengguna Baru

Pindah dari mobil bensin ke mobil listrik membutuhkan penyesuaian, terutama dalam hal perawatan. Jangan khawatir, karena dengan panduan ini, kamu akan tahu bagaimana merawat kendaraan listrik agar tetap awet dan optimal.

Sebenarnya, merawat kendaraan bertenaga listrik itu simpel. Bagi kamu yang mengerti karakteristiknya dan sesuai kiat berikut ini, maka keadaan kendaraan bertenaga listrik dapat tetap bertahan lama serta berfungsi dengan baik.

Mengerti Karakteristik Kendaraan Listrik

Hal awal yang perlu diketahui adalah bahwa kendaraan listrik berbeda dari pada kendaraan bensin. Mobil-mobil berteknologi tinggi ini tidak butuh oli mesin, busi atau filter udara. Akan tetapi ada beberapa komponen khusus yang memerlukan perhatian maksimal yaitu baterai.

Melihat Cara Charge Baterai

Berdasarkan informasi yang dikutip MediaKoran.ID dari Plugshare, ternyata untuk merawat baterai mobil listrik kurang lebih sama dengan smartphone: jangan sering-sering mengisi penuh. Ya, kebiasaan untuk selalu charging sampai 100% dapat memperpendek masa pakai battery Idealnya, isi dayanya hingga 80-90% untuk penggunaan sehari-hari.

Selain itu, jangan sampai baterai kosong sekali: Coba hindari saat-saat ketika baterainya benar-benar habis, jika mungkin sebaiknya kamu ngecas ketika baterai mencapai 20%.

Yang terpenting adalah pakailah charger resmi, yakni harger asli yang dirancang oleh produsen mobilmu agar lebih aman digunakan dan sesuai dengan spesifikasi kendaraanmu.

Google Maps permudah mobil EV dengan fitur yang akan datang.
ilustrasi mobil listrik (Physics World)

Perhatikan Kebiasaan Berkendara

Jangan ragu untuk menggunakan mode berkendara yang efisien: Banyak kendaraan listrik memiliki mode “Eco” yang memastikan penggunaan baterai betul.

Selain itu, gunakan fitur regenerative braking yang bisa mengubah energi kinetik ketika pengereman menjadi tenaga listrik dan menyimpannya kembali ke baterai, dengan itu efisiensinya meningkat hingga 20%.

Selama berkendara, kamu juga jangan terlalu sering melakukan pengereman mendadak. Hal ini dikarenakan pengereman atau akselerasi yang cepat bisa menguras baterai mobil listrik.

Baca juga: Pertumbuhan Mobil Listrik di Indonesia Tergantung Infrastruktur yang Lengkap

Perawatan Rutin yang Terjadwal

Meskipun kendaraan listrik tidak terlalu memerlukannya seperti halnya kendaraan berbahan bakar bensin, perawatan rutin tetap harus dilakukan secara terjadwal. Adapun perawatannya mencakup inspeksi sistem elektrik, baterai, rem, dan banyak lagi.

Sebagai acuan, kamu juga bisa simak tabel berikut untuk menentukan seberapa sering perawatan rutin dilakukan:

image 2024 06 15 160340393image 2024 06 15 160340393

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *